AWAS!!! Zona Nyaman

Awas, Zona Nyaman
Halooo, wow ternyata lama banget ya jarang posting disini, 4 bulanan lebih. emm, gimana kabarnya? hahha. masih stuck seperti keadaan sebelumnya atau justru sudah beranjak move on dan keluar dari zona nyaman? sudah move on? oke, yabaguslah. kemarin ada yang beberapa nanyain kenapa jarang posting lagi sekarang, tapi sosial media yang lain kok masih tetep jalan? (sok ngartis gitu)

Ya ya ya, kenapa jarang posting? alasan mendasar yang dijadikan kambing hitam adalah Masa Studi yang hampir habis (kasian disalahin mulu), dibilang sibuk sama kegiatan kampus iya, dibilang tidak iya juga.Side Job? bisa jadi. terus gimana dong? iyain aja, karena kegiatan dikampus itu unpredictable gitu dan semacam kegiatan yang selalu membuat kita (re: mahasisa) selalu dituntut untuk belajar bersabar, apalagi mahasiswa tingkat akhir gitu. Kadang kita maunya cepet-cepet kelar disaat waktu sudah hampir habis, namun hal tersebut justru berbanding terbalik dengan Dosen kita. Dalam kasus ini kesalahan ada pada mahasiswa itu sendiri bukan sepenuhnya kesalahan dosen. toh semua juga kebutuhan kita, kita pengen cepet lulus yang harus rajin. Dan disaat inilah sumpah serapah plus bonus umpatan sering keluar dari mulut (biasanya sih mereka yang bermasalah,hehe).itu tidak baik jangan ditiru ya? stop, udah ya saya cut aja. ga ada habisnya kalau ngomongin yang satu ini. 

Kedua, terlalu super enjoy dan malas beranjak dari zona nyaman, kalau temen gw bilang kurang berjiwa FIGHT gitu. Siapapun kamu jangan sampai terjebak dalam zona nyamannya kita, hal inilah yang akan membunuh kita perlahan dengan rutinitas monoton yang membuat kita semakin malas dan malas alias susah berkembang. karena apa? kita merasa sudah cukup dan tidak ingin mencari tantangan atau pengalaman baru. Yang notabene (mungkin) lebih seru dan menantang. ahahahaii

Rasa-rasanya gw juga harus beranjak dari zona nyaman deh, yadah dulu ya? hehehe :)

spacer

Hari Ibu

Hari ini 22 Desember, merupakan tanggal dimana sebagian besar orang mengatakan "Hari Ibu" semua beramai-ramai memperingati hari ini. Entah posting foto sama mama, nulis artikel, bikin event yang berhubungan tentang Ibu, sampai hampir disetiap media sosial semua orang update status tentang itu. apakah mereka latah? bisa jadi juga gitu, kadang setiap orang itu harus memamerkan segala sesuatunya agar kelihatan modern dimasa yang serba canggih ini. Kita dipaksa mengikuti tren yang semakin salah kaprah, dan serba sok kebarat-baratan gitu. hahaha

Apapun itu pemaknaan tentang hari ini, yang jelas (menurut saya) sosok seorang ibu tak tergantikan dalam segala hal dan takkan ada habisnya jika mendeskripsikan kebaikan seorang Ibu, Dia tidak pernah berpikiran ataupun mengharapkan kita harus "berbagi" status dimedia sosial I LOVE YOU MOM, untuk menggambarkan bahwa "kita" sayang dan cinta kepadanya. Namun tetapi dengan tindakan nyata dan ketulusanlah mereka akan lebih bangga kepada kepada kita, toh seburuk apapun perbuatan atau keadaan kita, mereka tetap akan SELALU sayang kepada kita. Percayalah. 

So, buat Dia bangga, jangan kecewain Dia, terlebih lagi jangan berikan Dia beban hidup (lagi) dengan melakukan hal/tindakan  bodoh yang bikin Dia kecewa. Kenyataannya seorang Ibu bisa menjaga dan memelihara anak-anaknya yang berjumlah banyak, namun tetapi anak-anak tersebut belum tentu bisa menjaga bahkan memelihara seorang Ibu. Disini bisa kita bayangkan betapa super duper maha dahsyatnya sosok seorang Ibu bagi kita. Jangan pernah sekalipun durhaka padanya. Remember

Maka, berterimakasihlah kita jika kita masih diberi kesempatan bersama Ibu bahkan keluarga yang masih lengkap, saudara dan teman baik yang selalu ada disetiap suka dan duka kita. karena diluaran sana masih ada saudara kita yang kurang seberuntung kita, sesekali lihatlah kebawah saudara-saudara kita disana.
spacer